Ajudikasi Konstitusional dan Reformasi Peradilan: Mendefinisikan Ulang Efisiensi Struktural dan Prosedural Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

Penulis

  • Fahmi Aziz Universitas Nusa Cendana
  • Arie Ekawie Baskhoro Carl von Ossietzky Universität Oldenburg Ammerländer Heerstraße 114-118, 26129 Oldenburg, Germany

Kata Kunci:

Ajudikasi Konstitusi, Perbandingan Hukum Tata Negara, Efisiensi Kelembagaan, Teknologi Hukum, Reformasi Peradilan

Abstrak

Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di era digital. Perubahan lingkungan kerja yang semakin berbasis teknologi menuntut aparatur memiliki kompetensi yang adaptif dan berkelanjutan. Penerapan diklat nonklasikal berbasis e-learning hadir sebagai alternatif untuk menjawab keterbatasan waktu, biaya, dan kondisi geografis wilayah yang luas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan diklat nonklasikal dalam meningkatkan kompetensi ASN di Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan dengan analisis berdasarkan dimensi pengetahuan, keterampilan, dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan nonklasikal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital ASN secara signifikan, namun pengembangan aspek perilaku belum optimal akibat keterbatasan pengawasan dan infrastruktur jaringan. Disimpulkan bahwa diklat nonklasikal efektif sebagai strategi pengembangan kompetensi, tetapi memerlukan penguatan sistem evaluasi, pendampingan teknis, serta dukungan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan secara sistematis dan terintegrasi.Top of Form

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026