Kriminologi: Suatu Tinjauan Terhadap Karakteristik Kejahatan Lingkungan Hidup

Penulis

  • Ahmad Mubarak UIN Antasari Banjarmasin

Kata Kunci:

Judicial Reform, Constitutional Adjudication, Comparative Constitutional Law, Institutional Efficiency, Legal Technology

Abstrak

Penelitian ini membedah disfungsi struktural dan prosedural endemik yang melumpuhkan Mahkamah Konstitusi Indonesia, mengungkap keretakan institusional yang mendalam yang merusak efektivitas peradilan dan menggoyahkan koherensi yurisprudensi. Melalui analisis perbandingan doktrinal-komparatif yang ditriangulasi, penelitian ini membandingkan kerangka kerja peradilan konstitusional Indonesia dengan model paradigmatik Mahkamah Konstitusi Jerman dan Mahkamah Agung Amerika Serikat. Temuan-temuan penelitian ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan peradilan bercabang melalui mekanisme panel ganda untuk mengoptimalkan spesialisasi peradilan, mengurangi penumpukan perkara, dan memperkuat konsistensi doktrinal. Secara bersamaan, penerapan analitik yurisprudensi berbasis AI dan sistem manajemen kasus yang berlabuh di blockchain sangat penting untuk melembagakan transparansi prosedural, mempercepat alur kerja peradilan, dan memastikan keabadian data. Jauh melampaui reformasi administratif tambahan, proposal-proposal ini merupakan desain ulang sistemik, merekonstruksi Mahkamah Konstitusi Indonesia menjadi lembaga yang gesit secara prosedural, diperkaya secara teknologi, dan secara yuridis konsisten dalam mengawal supremasi konstitusional. Dengan mensintesiskan yurisprudensi komparatif, inovasi digital, dan kalibrasi ulang doktrin, penelitian ini memberikan peta jalan transformatif untuk meningkatkan prediktabilitas prosedural, memulihkan kepercayaan publik, dan mengukuhkan legitimasi kelembagaan MK dalam konstitusionalisme Indonesia yang terus berkembang, sembari menempatkan MK sebagai model dasar keadilan konstitusional abad ke-21 yang diakui secara internasional.

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026