Analisis Jabatan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara
Kata Kunci:
Analisis jabatan, Manajemen kepegawaian, Perencanaan kebutuhan pegawaiAbstrak
Analisis jabatan merupakan instrumen strategis dalam manajemen aparatur sipil negara karena menjadi dasar perencanaan kebutuhan pegawai, penempatan jabatan, dan pengembangan kompetensi secara sistematis. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidaksesuaian antara kompetensi pegawai dan jabatan yang diduduki sehingga berdampak pada efektivitas dan kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan analisis jabatan, mengidentifikasi faktor penghambat, serta mengetahui upaya yang dilakukan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Halmahera Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang berwenang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis jabatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan regulasi, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan formasi, penempatan, dan pengembangan pegawai. Hambatan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurang jelasnya informasi persyaratan jabatan, serta pengaruh eksternal dalam penempatan pegawai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, pembaruan data jabatan, dan peningkatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan dan konsisten.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizaldi Izzulhaq, Neni Alyani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
