Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Melalui Penerapan Diklat Nonklasikal di Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat

Penulis

Kata Kunci:

Aparatur Sipil Negara, Diklat nonklasikal, Kompetensi, E-learning, Pengembangan sumber daya manusia

Abstrak

Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di era digital. Perubahan lingkungan kerja yang semakin berbasis teknologi menuntut aparatur memiliki kompetensi yang adaptif dan berkelanjutan. Penerapan diklat nonklasikal berbasis e-learning hadir sebagai alternatif untuk menjawab keterbatasan waktu, biaya, dan kondisi geografis wilayah yang luas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan diklat nonklasikal dalam meningkatkan kompetensi ASN di Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan dengan analisis berdasarkan dimensi pengetahuan, keterampilan, dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan nonklasikal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital ASN secara signifikan, namun pengembangan aspek perilaku belum optimal akibat keterbatasan pengawasan dan infrastruktur jaringan. Disimpulkan bahwa diklat nonklasikal efektif sebagai strategi pengembangan kompetensi, tetapi memerlukan penguatan sistem evaluasi, pendampingan teknis, serta dukungan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan secara sistematis dan terintegrasi.

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026